Teknologi Informasi dan Manajemen Keuangan

5 Langkah Cara Analisa Fundamental Saham Agar Tidak Rugi

Adnry
5 Cara Analisa Fundamental Saham Yang Benar

Terjun dalam dunia investasi setidaknya membutuhkan modal dan analisa yang mendalam. Karena pasar modal sering mengalami fluktuasi yang berubah setiap waktu. Makanya butuh cara analisa fundamental saham agar tidak rugi ketika investasi.

Resiko untung dan rugi dalam dunia investasi tentunya adalah hal yang wajar. Tapi, tetap saja butuh pengetahuan yang mendalam agar cermat dalam mengambil keputusan. Salah satunya adalah mempertimbangkan faktor fundamental yang meliputi kondisi keuangan, isu, dan manajemen di perusahaan.

Buat yang tertarik mengelola saham, sebaiknya pelajari lebih dulu mengenai cara analisa fundamental saham berikut ini.

Apa Itu Analisa Fundamental Saham?

Menganalisa fundamental saham artinya mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi nilai saham perusahaan. Secara umum jika kondisi keuangan perusahaan stabil maka terbilang aman untuk berinvestasi.

Karena jika kondisi keuangan perusahaan stabil maka keuntungan perusahaan juga cenderung aman dan besar. Ini tentunya memberikan dampak positif juga untuk para investor saham. Para investor saham juga akan ikut merasakan keuntungan tersebut.

Sebaliknya, jika perusahaan memiliki manajemen buruk dan isu negatif maka cukup rentan berinvestasi. Ini membuat nilai saham perusahaan anjlok dan merugikan investor. Itulah kenapa analisa saham sangat penting sebelum berinvestasi.

Cara Analisa Fundamental Saham dengan Tepat

Cara analisa fundamental saham dengan tepat untuk para investor pada dasarnya sederhana. Hanya perlu menguasai pengetahuan umum tentang ekonomi dan bisnis. Dua hal ini sangat penting perannya dalam mengelola saham, berikut ini uraiannya.

1. Riset Laporan Keuangan Perusahaan

Analisa bagaimana kondisi laporan keuangan perusahaan secara mendalam. Tidak sulit untuk mencari informasi tersebut, biasanya terdapat di dalam website perusahaan. Selain itu jika kamu sudah menjadi investor maka juga akan mendapatkan laporan keuangan perusahaan.

Pelajari bagaimana kondisi keuangan perusahaan apakah masih aman untuk melanjutkan investasi atau sebaiknya menjual saham. Jika kondisi keuangan stabil dan perusahaan jauh dari kemungkinan rugi maka bisa memilih opsi meningkatkan saham.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika melihat laporan keuangan adalah pendapatan tahunan, biaya produksi, laba bersih, aset, arus kas, dan utang. Selama laporan menunjukan profitabilitas yang baik maka investasi akan menguntungkan.

2. Riset Mengenai Operasional Perusahaan

Cara berikutnya adalah dengan melakukan riset mengenai sistem operasional perusahaan. Ini sangat penting karena menentukan ukuran pasan dan ketahanan perusahaan di tengah perubahan trend. Karena permasalah seperti persaingan sengit, regulasi ketat, dan lainnya juga akan berdampak terhadap kinerja perusahaan.

Dengan mempelajari kondisi operasional perusahaan maka kamu bisa melihat prospek di masa depan. Jika hasil evaluasi menunjukan prospek yang positif maka dapat meneruskan investasi di perusahana tersebut. Namun, jika prospek tidak menjanjikan maka sebaiknya minimalisir kerugian dari sekarang.

3. Analisa Pertumbuhan Pendapatan

Cara analisa fundamental saham berikutnya adalah dengan memahami pertumbuhan perusahaan. Aspek ini sangat penting karena akan menentukan potensi pertumbuhan perusahaan di masa depan. Agar bisa mengetahui kondisi pertumbuhan perusahaan bisa dengan membandingkan pendapatan dari tahun sebelumnya.

Dengan membandingkan nilai pendapatan setiap tahun maka akan terlihat bagaimana statik perkembangan perusahaan. Selain itu, kamu juga bisa melakukan analisa pertumbuhan dengan membandingkan pendatan dan valuasi saham.

Jika pertumbuhan perusahaan dan valuasi sama-sama tinggi maka harga saham tersebut tergolong mahal. Jika kamu memiliki saham maka ini adalah waktu yang tepat untuk menjual. Namun, jika baru memulai investasi maka sebaiknya jangan menaruh resiko pada saham seperti ini.

4. Analisis Berita Terbaru Perusahaan

Kamu pasti pernah mendengar bagaimana isu perusahaan mempengaruhi harga sama. Contohnya saja seperti pemain bola Cristiano Ronaldo yang hanya menggeser minuman dari satu brand namun berdampak pada penurunan harga saham.

Makanya seorang investor harus cermat juga menganalisa berita terbaru. Terutama jika menyangkut perusahaan tempat melakukan investasi. Isu buruk akan memberi dampak pada penurunan daya jual produk bisnis. Jika daya jual menurun maka keuntungan perusahaan juga semakin kecil.

Isu-isu yang perlu diwaspadai misalnya perubahan manajemen, merilis produk baru, bekerjasama dengan perusahaan besar, dan lainnya. Hal-hal ini akan mempengaruhi regulasi dan pandangan konsumen. Bagi investor membaca isu terbaru dapat membantu mengambil keputusan mengenai saham.

5. Riset Kondisi Manajemen di Perusahaan

Lakukan peninjauan terhadap kondisi manajemen di perusahaan. Dengan melakukan peninjauan manajemen maka lebih mudah untuk mengetahui perkembangan terbaru perusahaan. Sebagai investor kamu sebaiknya update dengan informasi keputusan strategi perusahaan terkait.

Baca Juga : 7 Cara Mendapatkan Airdrop Crypto Gratis dengan Mudah

Keputusan strategis akan menentukan bagaimana kondisi saham di perusahaan tersebut. Bentuk dari keputusan strategis misalnya ekspansi ke pasar yang baru atau mengakuisisi perusahaan lain. Dengan mengetahui kondisi manajemen seperti maka akan lebih mudah membuat keputusan terkait saham

Nah, sekarang sudah paham cara analisa fundamental saham, bukan? Jadi, mengelola saham nyatanya tidak hanya membutuhkan modal finansial saja. Tapi, juga harus beriringan dengan ilmu ekonomi bisnis yang mumpuni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *