Teknologi Informasi dan Manajemen Keuangan

7 Perbedaan Binary Option dan Crypto, Pemula Waib Tahu

Adnry
Perbedaan Binary Option dan Crypto

Perbedaan binary option dan crypto berdasarkan fitur dan keuntungannya sebenarnya sangat signifikan. Meskipun keduanya adalah instrumen yang berkaitan dengan pasar keuangan. Binary option lebih sering menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan besar dengan cepat.

Sementara investasi crypto keuntungannya bergantung pada kendali dari user saat bertransaksi. Binary option sekilas memang terdengar menggiurkan, namun resikonya pun juga besar. Oleh karena itu, orang-orang yang mengelola aset dalam binary harus teliti dan cermat menganalisis pasar.

Uraian berikut ini akan menjelaskan perbedaan binary option dan crypto berdasarkan beberapa aspek fitur dan keuntungan.

Perbedaan Binary Option dan Crypto

Perbedaan di bawah ini akan membantu kamu untuk menentukan instrumen investasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Namun, perlu diingat bahwa kedua jenis investasi ini sama-sama mengandung resiko untung dan rugi.

1. Perbedaan Cara Kerja

Binary option menggunakan prediksi dari si pengguna untuk mendapatkan keuntungan. Prediksi meliputi naik turunnya harga aset dalam waktu tertentu. Jika prediksi benar maka trader akan mendapatkan keuntungan, namun jika salah maka harus siap untuk rugi.

Berbeda dengan Crypto yang berdasarkan pada kepemilikan aset digital. Pemilik aset bebas menentukan transaksi tanpa adanya resiko rugi yang signifikan. Aset juga tidak menjadi barang pertaruhan melainkan dapat disimpan atau diperdagangkan.

Dari cara kerjanya dapat terlihat bahwa binary memang cepat dalam mendatangkan keuntungan. Namun, resikonya juga sangat besar jika salah memprediksi. Banyak yang menyebut binary seperti halnya bermain taruhan untuk mendapatkan hasil yang lebih besar.

2. Perbedaan Regulasi

Regulasi kedua transaksi digital ini juga sangat signifikan berbedanya. Binary option memiliki aturan yang mirip seperti permainan judi sehingga tidak semua negara mengizinkan legalitasnya. Beberapa orang yang bermain binary sering tergiur dengan keuntungan besar, namun lupa bahwa investasi ini cukup rentan.

Berbeda dengan regulasi crypto yang stabil dan terstruktur alurnya sehingga banyak negara juga sudah menyetujui transaksi digital ini. Transaksi crypto telah ada yang mengaturnya dan tersimpan dengan aman dalam blockchain. Di Indonesia crypto juga telah legal dan banyak yang mulai berinvestasi dalam aset digital ini.

3. Perbedaan Risiko

Perbedaan binary option dan crypto yang paling jelas adalah berdasarkan resikonya. Risiko bermain binary option sangat tinggi dengan untung rugi. Jika prediksi benar maka semua aset yang dipertaruhkan akan bertambah. Sebaliknya, jika prediksi keliru maka semua aset yang dipertaruhkan akan lenyap.

Makanya, beberapa kasus binary pernah terjadi di Indonesia karena tidak mengetahui regulasi. Jika ingin bermain binary sebaiknya pilih platform legal dan pahami konsekuensi ketika menjalankan transaksi.

Crypto juga memiliki resiko dalam setiap transaksinya, hanya saja tidak sebesar risiko binary. Risiko crypto dapat muncul apabila nilai aset digital mengaami fluktuasi di pasar. Namun, resiko saat nilai aset turun tidak mesti membuat semua investasi lenyap, hanya saja nilainya berkurang.

4. Perbedaan Ketersediaan Aset

Berdasarkan ketersediaan aset binary option memang jauh lebih variatif. Binary option menyediakan tawaran aset berupa saham, mata uang, atau komoditas yang memiliki nilai. Kemudian trader hanya perlu memilih aset mana yang hendak ikut serta dalam binary.

Sementara untuk crypto ketersediaan aset terbatas pada mata uang digital cryptocurrency. Misalnya seperti bitcoin, ethereum, litecoin, dan lainnya. Sementara untuk aset lainnya tidak dapat bertransaksi dalam blockchain.

5. Perbedaan Durasi

Durasi juga menjadi perbedaan binary option dan crypto yang paling terlihat jelas. Binary option memiliki masa expired yang lebih cepat dari hitungan detik hingga minggu. Trader bebas untuk memilih waktu trading sesuai dengan kebutuhan.

Namun, crypto memiliki durasi yang tidak terbatas dalam investasi. Pemilik aset bebas menyimpan crypto dalam waktu lama ataupun mau menjual atau membeli crypto. Tidak ada batasan waktu untuk bertransaksi karena sistem selalu berjalan selama 24 jam.

6. Perbedaan Keamanan

Binary option memiliki sistem keamanan yang rendah karena pengelolaan situs oleh pihak ketiga. Bahkan ada juga platform ilegal yang membuat trader selalu rugi. Sementara crypto menggunakan sistem keamanan tingkat tinggi karena semua transaksi tercatat dalam blockchain.

7. Perbedaan Likuiditas

Likuiditas adalah kemudahan untuk menjual kembali aset kepada pihak lain. Binary option memiliki likuiditas yang bervariasi tergantung pada jenis aset yang ikut serta dalam trading. Karena bervariasi maka kemungkinannya adalah sangat mudah terjual atau sulit untuk menjualnya.

Sementara crypto memiliki nilai likuiditas yang tinggi, apalagi untuk jenis mata uang yang populer seperti bitcoin dan ethereum. Jadi, dapat disimpulkan bahwa crypto adalah investasi yang nilainya stabil dan jauh lebih aman.

Baca Juga : Inilah 6 Daftar Saham dengan Dividen Terbesar

Nah, itulah perbedaan binary option dan crypto berdasarkan fitur dan keuntungannya. Terlepas apapun pilihan jenis investasi, tapi yang perlu menjadi perhatian adalah membekali diri dengan kemampuan analisis. Kemudian, gunakan aset yang tidak terpakai untuk berinvestasi agar tidak mengganggu stabilitas kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *